Ada banyak jenis alat musik yang bisa menghasilkan musik yang indah. Sama halnya dengan piano, alat musik yang dimainkan dengan ditekan ini mampu membuat musik yang indah.
nAlat musik yang dimainkan dengan jemari tangan ini ternyata memiliki sejarah yang begitu panjang. Alat musik ini ditemukan oleh komponis Italia yang bernama Bartolomeo Cristofori di abad ke 18.
nWalaupun sebelum ditemukan sudah ada ide untuk membuat piano dari beberapa komponis.
nAwal diciptakan suaranya memang tak sekeras piano modern, mengingat senar yang digunakan pada saat itu belum terlalu kuat. Saat ini piano tersebut bisa Anda temukan di Metropolitan Museum Of Art New York.
nMemang di abad 19 dan 20-an, terus mengalami perkembangan. Dari tegangan senar 16 ton hingga akhirnya menjadi 30 ton sehingga lebih keras.
nPada dasarnya, jenis jenis piano diklasifikasikan dalam beberapa jenis, piano elektronik dan piano akustik. Untuk jenis akustik, bunyi yang dihasilkan berasal dari senar yang dipukul hammer dan untuk elektronik suara yang dihasilkan didapatkan dari perangkat elektronik. Tetapi masih bisa menghasilkan bunyi serupa dengan versi akustik piano.
nNah, bagi Anda yang tertarik membelinya, yuk pahami berbagai jenis piano yang ada terlebih dulu.
n1. Grand Piano
nGrand Piano adalah bagian dari piano akustik yang senarnya dipasang secara horizontal dari tuts. Seperti yang disinggung sebelumnya, bunyinya disebabkan hammer yang memukul senar dari bawah dan kembali pada posisi semula karena memanfaatkan gravitasi.
nUkuran dari jenis satu ini sendiri sangat beragam, tergantung dari mereknya. Semakin besar ukurannya, maka akan semakin panjang senarnya. Dan senar yang panjang bisa menghasilkan suara yang lebih natural dan keras.
nPerlu Anda tahu Grand piano ini juga dibedakan dalam jenis kegunaannya. Untuk yang digunakan dalam konser atau rekaman dikenal dengan concert grand piano.
nSementara yang ukurannya lebih kecil dikenal dengan baby grand atau parlor grand. Jenis ini cocok untuk Anda yang memiliki ruangan juga budget terbatas.
nDi era modern kehadiran jenis-jenis piano ini juga sudah banyak variasinya. Yang membedakannya adalah panjangnya, untuk lebarnya akan mengacu pada jumlah tut standarnya. Salah satunya bisa Anda temui dari SR1928 The AWAKENING Concert Grand Piano.
n2. Piano Elektronik
nPiano jenis ini juga dikenal dengan piano listrik yang merupakan instrumen papan tuts yang berguna untuk simulasi warna nada piano sungguhan dengan sirkuit analog.
nCara kerjanya layaknya analog synthesizer untuk menghasilkan nada dari osilator. Pada piano listrik mekanis, suara akan diubah oleh pick up untuk menjadi sinyal listrik.
nUmumnya, piano listrik tidak sensitif untuk penekanan tutsnya yang membuat volumenya tidak tergantung dari cara Anda menekannya.
nDi tahun 1980 an mulai banyak piano yang menggantikan jenis ini yakni piano digital juga synthesizer polifonik. Jenis satu ini sangat cocok untuk Anda yang ingin piano yang ringkas dan harga yang ramah kantong.
n3. Keyboard
nJenis satu ini memang dimainkan layaknya piano, tetapi yang membuatnya berbeda adalah bisa menghasilkan banyak variasi suara.
nMulai dari suara perkusi, terompet, biola, gitar sampai seruling. Keyboard akan lebih ringkas dan mudah dibawa kemana mana.
nUntuk membunyikannya juga dibutuhkan aliran listrik dan bisa diperbesar suaranya melalui pengeras suara.
n4. Upright Piano
nSelanjutnya dalam ulasan jenis jenis piano ini, Anda juga akan mengenal Upright Piano. Beberapa juga menyebut jenis ini dengan piano vertikal.
nPiano akustik ini senarnya diposisikan secara vertikal. Yang nantinya hammer akan memukul secara horizontal. Hammer pada upright piano juga akan kembali di posisi semula lantaran pegasnya.
nApabila pegasnya sudah mengalami degradasi, maka harus menggantinya. Jenis satu ini banyak digunakan untuk gereja, rumah maupun di fasilitas umum. Hal ini karena selain lebih murah juga lebih ringkas.
nKarena ukurannya yang lebih praktis inilah membuat senar yang digunakan lebih pendek. Menyebabkan suaranya tidak terlalu keras, dan sulit beresonansi.
n5. Piano Digital
nTeknologi pengambilan sampel dengan digital untuk bisa menghasilkan suara yang mirip dengan piano akustik. Dan jenis ini tak membutuhkan hammer ataupun senar, tetapi dibutuhkan perangkat tambahan berupa speaker.
nPerkembangan dari digital piano di masa sekarang juga sudah berkembang pesat. Sudah bisa ditemukan fitur yang mirip dengan piano akustik layaknya pedas atau tuts pemberat.
nDengan kehadiran jenis jenis piano ini maka pengambilan sampel akan lebih luas lagi. Suara yang dihasilkan oleh jenis ini juga natural layaknya piano akustik. Ditambahkan dengan fitur fitur andalannya membuatnya banyak dijadikan pilihan.
nItulah beberapa jenis dari piano yang bisa ditemukan saat ini. Bagaimana, tertarik mencoba?
« back to news
